Friday, 28 October 2022 | 15:34 Wita

Santri Hidayatullah Maros Dibekali Kemampuan Sampaikan Khutbah Jumat

Editor: Firmansyah Lafiri
Share

MAROS, HidayatullahSulsel.com — Dewan Pengurus Daerah ( DPD ) Hidayatullah Maros terus memacu program dakwah, diantaranya program melatih santri dilatih untuk menjadi Khotib shalat Jumat.

Salah seorang santri Hidayatullah Maros, Sahrul Gunawan didaulat untuk khutbah di Masjid Baitul Karim perumahan de Queen, Tanralili, Jumat (28/10/2022).

Putra asli Flores itu menyampaikan pesan khutbah pentingnya menyekolahkan anak ke pesantren. “Karena di pesantren mereka dibina ilmu agama. Hari ini teknologi internet semakin membahayakan bagi anak-anak dan remaja Orangtua, yang memberikan handphone ke anak-anak sama saja memberikan racun,” ujarnya.

Santri kelas dua SMP kelahiran 11 September 2005 ini, menjelaskan teknologi internet seperti dua mata pisau yang sangat berbahaya dan juga bisa memberikan manfaat. Ada ulama menyampaikan bahwa internet hari ini lebih banyak mudorotnya ketimbang manfaatnya terhadap anak-anak, maka orang tua harus mewaspadai dan benar-benar menjaga anaknya dari handphone

“Anak petani ini juga menjelaskan fakta lapangan, bahwa generasi hari ini sudah terlena dengan internet, game online, FB, tiktok dab lainnya, maka sebaiknya orang tua memasukkan anaknya ke pesantren,” tuturnya penuh semangat

Pelatihan dan penugasan santri menjadi Khotib menurut pengurus DPD Hidayatullah Maros, Fatahillah, bagian dari regenerasi menyiapkan, dan merancang kader pelanjut untuk tampil menyuarkan kebaikan melalui mimbar masjid, mengajar mengaji, memberikan kajian keilmuan dan menjadi imam di masjid, inilah yang dibutuhkan hari ini masyarakat,

“Alhamdulillah, DPD Hidayatullah Maros terus mengupayakan menghadirkan kader-kader yang dibutuhkan masyarakat, sehingga prioritas utama kerja-kerja pengurus DPD adalah mengokohkan gerkan pendidikan dan dakwah dengan spirit Al Fatihah,” tuturnya.(fat)



BACA JUGA